Paradigm of Gender Equality in Rural Communities on the Contribution of Women in Agricultural Cultivation
Kata Kunci:
Gender Equality, Rural Society, Paradigm, Agricultural CultivationAbstrak
Pertanian masih menjadi sektor unggulan dalam pembangunan di Indonesia. Dalam kurun waktu 2018 hingga 2021 sektor pertanian masih menempati peringkat kedua dengan kontribusi tertinggi terhadap PDB Indonesia yaitu mencapai 13,22%, dalam hal ini termasuk kehutanan dan perikanan. Pertumbuhan positif sebesar 1,77% secara luas, dan pertanian sempit akan mengalami peningkatan sebesar 2,13%. Budidaya pertanian yang cukup erat dengan masyarakat pedesaan memiliki hubungan yang dengan budaya disana, salah satunya budaya patriarki. Ketidaksetaraan membawa ketimpangan bagi perempuan dalam Budidaya pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana paradigma kesetaraan gender di masyarakat pedesaan terhadap kontribusi perempuan dalam Budidaya pertanian. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan paradigma yang dibawa adalah paradigma positivistik sehingga tetap melanggengkan ketimpangan gender. Adapun hal-hal yang menyebabkan ini yaitu pola hidup, pengalaman, budaya, stigma dan stereotip di masyarakat. Untuk menyelesaikan ini diperlukannya revolusi pemikiran untuk membawa paradigma baru yang lebih relevan. Ketercapaian kesetaraan akan meningkatkan pembangunan sektor pertanian.
Kata kunci—Kesetaraan Gender, Masyarakat Pedesaan, Paradigma, Budidaya Pertanian