Penggunaan FMEA untuk Mengidentifikasi Risiko Usaha pada Kemitraan Broiler Non-Integrasi
Kata Kunci:
inti plasma, nilai risiko, produksi, pemasaran, keuanganAbstrak
Risiko yang paling sering dihadapi oleh perusahaan kemitraan ayam broiler yaitu berkaitan dengan produksi, pemasaran dan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami risiko dalam pengelolaan produksi, pemasaran dan keuangan pada peternakan ayam broiler di perusahaan kemitraan non integrator, Kabupaten Wonogiri. Penelitian dilakukan pada bulan September-Desember 2022 pada enam perusahaan kemitraan. Metode yang dilakukan adalah wawancara mendalam dengan kepala region, wakil kepala region produksi, kordinator marketing region dan kepala unit. Data diolah menggunakan metode FMEA. Sumber risiko produksi pada perusahaan kemitraan ayam broiler non-integrasi: DOC, pakan, layout kandang, sumber air, iklim dan cuaca, tipe kandang, SDM, dan manajemen pemeliharaan. Sumber risiko pemasaran: kualitas produk, harga kontrak, fluktuasi harga LB dan tipe pembeli. Sumber risiko keuangan: kurangnya modal, tingginya input, tingginya rugi produksi dan pendapatan bergantung pada ayam. Berdasarkan nilai RPN, sumber risiko utama yang menjadi faktor penghambat keberhasilan perusahaan kemitraan non-integrasi di Kabupaten Wonogiri, berturut-turut adalah fluktuasi harga LB, tingginya input, SDM, manajemen pemeliharaan dan tingginya rugi produksi. Strategi yang dapat diambil untuk memitigasi sumber-sumber risiko tersebut, antara lain diversifikasi unit usaha, integrasi vertikal, kontrak produksi, kontrak pemasaran, lindung nilai (hedging), dan asuransi.
Kata kunci: Inti Plasma, Nilai Risiko, Produksi, Pemasaran, Keuangan