Dampak Penggantian Ransum Komersial dengan Tepung Maggot BSF (Hermetia illucens) pada Kualitas Telur Pertama Puyuh Petelur
Kata Kunci:
Commercial ration, first egg quality, laying quail, maggot BSF, substitution.Abstrak
Maggot BSF, sebuah bahan pakan tidak konvensional, merupakan sumber protein potensial untuk puyuh. Bahan pakan ini dapat digunakan sebagai pengganti sumber protein lainnya dalam pakan puyuh. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan nutrisi tepung maggot BSF dan efek substitusi pakan komersial dengan tepung maggot BSF terhadap kualitas telur pertama puyuh petelur. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap, terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah P1: 100% Ransum Komersial (kontrol), P2, P3, dan P4 dengan penambahan tepung maggot BSF masing-masing sebanyak 1,50%, 2%, dan 2,50% sebagai pengganti pakan komersial. Parameter yang diamati adalah kualitas telur pertama (berat telur, indeks albumen dan kuning telur, warna kuning telur, dan Haugh Unit) yang dihasilkan oleh telur pertama puyuh petelur. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam. Perbedaan antara nilai perlakuan diuji lebih lanjut dengan uji DMRT pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa substitusi pakan komersial dengan tepung maggot BSF hingga 2,50% tidak berpengaruh secara signifikan (P>0,05) terhadap kualitas telur pertama puyuh petelur. Nilai masing-masing parameter dalam penelitian ini adalah berat telur 8,66-9,06 g/butir, skor warna kuning telur 6,24-6,40 (kuning), indeks albumen 0,10-0,13, indeks kuning telur 0,36-0,37, dan Haugh Unit 60,4-61,4. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah substitusi pakan komersial dengan tepung maggot BSF (dengan kadar protein 46,4%) hingga tingkat 2,50% tidak meningkatkan kualitas telur pertama puyuh petelur.