PERBEDAAN PENGGUNAAN DAUN PEPAYA, TEH DAN NANAS TERHADAP KUALITAS KEEMPUKAN DAGING SAPI BAGIAN TOPSIDE
Kata Kunci:
eef, Tenderizing Meat, pH, Business PlanAbstrak
Penelitian ini dilator belakangi oleh adanya masalah dilapangan mengenai bagaimana
cara mengempukkan daging sapi dengan benar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan
Januari – Maret 2023 di Malang. Bahan yang digunakan yaitu daging sapi bagian
round, teh hitam, nanas, daun pepaya, serta air dengan pH netral. P0= Daging sapi
Kontrol. P1= Daging Sapi + Air Daun Pepaya 30 menit, 2= Daging Sapi + Air Teh
Hitam 30 menit, P3= Daging Sapi + Air Nanas 30 menit, Analisis ANOVA dan
dilanjutkan dengan uji Duncan Multipe Range Test ( DMRT ). Dapat disimpulkan
bahwa nanas memiliki nilai paling rendah sebagai syarat keempukan dengan nilai
Perlakuan kontrol 10,92, Penambahan nanas 5,54, Penambahan daun papaya 5,88,
Penambahan teh hitam 6,34 dan nilai pH sebesar perlakuan control 5,72, Penambahan
nanas 5,47. Penambahan daun papaya 6,22 dan penambahan teh hitam 6,28. Analisis
usaha daging sapi marinasi nanas dengan kapasitas produksi 40 pack per hari dengan
harga Rp.50.000 sehingga dalam satu bulan menghasilkam pendapatan sebesar
Rp.60.000.000 dengan keuntungan bersih sebesar Rp. 27.906.333 per bulan dengan nilai
BEP produksi 642 pack dalam satu bulan dengan harga Rp. 26.744 / pack. Sehingga
analisis R/C ration sebesar 1,86 yang berarti usaha ini layak untuk dikembangkan lebih
lanjut. Dengan tingkat pengembalian investasi sebesar 18,7%.