Collaborative Governance dalam Mendukung Pengembangan Ekowisata AMKE Kota Batu
Kata Kunci:
AMKE, Ekowisata, Kolaborasi, Petani, StakeholderAbstrak
ABSTRAK
Pentingnya kolaborasi antar stakeholder dalam mendukung pengembangan wisata pedesaan menjadi hal penting yang tidak dapat diabaikan. Pelaksanaan kolaborasi tersebut harus berjalan dalam visi yang sama. Berbekal konsep Collaboraiive Govcernance, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses kolaborasi pengembangan Ekowisata AMKE dari sudut pandang petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang dilaksanakan pada wisata AMKE di Desa Oro-Oro Ombo. Sampel dari penelitian ini ditetapkan secara sensus yaitu 32 orang petani KTH Panderman dengan pertimbangan petani tersebut merupakan aktor utama dalam pengembangan AMKE. Teknik pengumpulan data dilakukan secara wawancara dengan bantuan kuesioner. Analisa data pada penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan AMKE telah dimulai dengan tatap muka untuk mencapai kepercayaan, komitmen, dan rasa saling memahami antar stakeholder terkait. Namun, pada luaran sementara, belum ada hasil sementara dari atas kesepaktan yang telah dibangun. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlu keseriusan dari para stakeholder mengingat modal sosial dalam pengembangan AMKE terbilang baik.