Analisis Perbandingan Efisiensi Alat Produksi Pupuk Organik Cair (POC) dari Urin Sapi antara Sistem Pengabutan dan Gravitasi di Kabupaten Trenggalek
DOI:
https://doi.org/10.34145/jppm.v5i1.614Keywords:
metode alat, perbandingan, tujuan, hasiAbstract
Pupuk organik cair (POC) berbasis urin sapi menjadi salah satu inovasi penting untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia sekaligus mendukung program pertanian berkelanjutan. Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan alat metode baru yaitu pengabutan apa lebih efisien dibandingkan dengan alat metode lama yaitu gravitasi. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen yang meliputi perbandingan debit air pada alat, perbedaan biaya, waktu yang diperlukan saat pembuatan, uji organolaptik dan mutu terhadap tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengabutan lebih unggul dibandingkan sistem gravitasi, hal ini ditunjukkan melalui waktu produksi yang lebih singkat, biaya listrik lebih rendah, serta kualitas fisik POC lebih baik dari segi warna dan aroma. Namun, uji mutu terhadap tanaman sawi, kediua metode tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan karena hasil pertumbuhan dan jumlah daun relatif sama. Meskipun uji mutu pada tanaman sawi menunjukkan hasil yang relatif sama, penelitian ini mengindikasikan bahwa sistem pengabutan dapat menjadi pilihan yang lebih efisien dan berpotensi diterapkan secara luas dalam produksi POC berbasis urin sapi.
Downloads
References
Anwar, K., Alpandari, H., Prakoso, T., & Herlina, N. (2025). The impact of nitrogen balance and liquid organic fertilizer from cow urine on the growth and production of pakcoy plants (Brassica chinensis L.) in regosol soil. Jurnal Agrotek Tropika, 13(1), 113–124. https://doi.org/10.23960/jat.v13i1.7648 DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v13i1.7648
Badagliacca, G., Testa, G., la Malfa, S. G., Cafaro, V., lo Presti, E., & Monti, M. (2024). Organic Fertilizers and Bio-Waste for Sustainable Soil Management to Support Crops and Control Greenhouse Gas Emissions in Mediterranean Agroecosystems: A Review. Horticulturae, 10(5), 1–13. https://doi.org/10.3390/ horticulturae10050427 DOI: https://doi.org/10.3390/horticulturae10050427
Bentancor, L., & Pedocchi, F. (2024). Flow rate measurement in gravity irrigation systems using sluice gates. Agrociencia Uruguay, 27(1), 1-9. https://doi.org/10.31285/agro. 27.1177 DOI: https://doi.org/10.31285/AGRO.27.1177
Bungin, B. (2017). Metodelogi Penelitian Kuantitatif edisi kedua. Semarang: Kencana
Desiana, C., Banuwa, I. S., Evizal, R., dan Yusnaini, S. (2013). Pengaruh Pupuk Organik Cair Urin Sapi Dan Limbah Tahu Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.). Jurnal Ilmiah Agrotek Tropika Lampung.1(1), 113-119 DOI: https://doi.org/10.23960/jat.v1i1.1927
FAO. (2021). The State of the World’s Land and Water Resources for Food and Agriculture. Rome: Food and Agriculture Organization.
Hamid, S. A., Darung, U., Cesarianto, A., Syahid, A., Asie, K. V., Oemar, O., & Atikah, T. A. (2024). Pengaruh pemberian POC urine sapi terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga (Brassica oleracea var. Botrytis L.) pada tanah Inceptisol [The effect of giving POC cow urine on the growth and yield of flowering cabbage plant (Brassica oleracea var. Botrytis L.) in Inceptisol soil]. Jurnal AgriPeat, 25(2), 51–57. https://doi.org/10.36873/agp.v25i02.15186 DOI: https://doi.org/10.36873/agp.v25i02.15186
Handayani, C., & Purwati, C. (2024). Evaluation of various concentrations of rumen waste in making liquid organic fertilizer. Global International Journal of Innovative Research, 2(7), 3272–3278. https://doi.org/10.59613/global.v2i7.219 DOI: https://doi.org/10.59613/global.v2i7.219
He, Z., Ding, B., Pei, S., Cao, H., Liang, J., & Li, Z. (2023). The impact of organic fertilizer replacement on greenhouse gas emissions and its influencing factors. Science of The Total Environment, 905, 166917. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2023. 166917 DOI: https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2023.166917
Lahay, R., Gowasa, E. S. U. N., Meiriani, & Sinuraya, M. (2025). Effect of concentration and frequency of Gamal leaf liquid organic fertilizer on the growth and production of mustard greens (Brassica juncea). Jurnal Agroteknologi, 13(1), 9–14. https://doi.org/10.32734/ja.v13i1.19840 DOI: https://doi.org/10.32734/ja.v13i1.19840
Nugroho, A., Prasetyo, T., & Hidayat, R. (2015). Efektivitas biourin sapi terhadap pertumbuhan tanaman hortikultura. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 20(3), 203–210.
Polakitan, A., Lintang, M., Tandi, O., Salamba, H., Polakitan, D., Malia, I., & Kindangen, J. (2024). Fermentation of cow urine as liquid organic fertilizer to increase rice production. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1417(1), 012007. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1417/1/012007 DOI: https://doi.org/10.1088/1755-1315/1417/1/012007
Programa Balai Penyuluhan Pertanian Desa Jati. 2019. Trenggalek: Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Karangan
Programa Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Karangan. 2019. Trenggalek: Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Karangan
Singh, R., Sharma, R., & Chauhan, H. (2019). Effect of cow urine on soil fertility and crop productivity: A review. International Journal of Recycling of Organic Waste in Agriculture, 8(1), 1–8. DOI: https://doi.org/10.1007/s40093-019-0243-0
Yemata, G., & Mengistu, E. (2024). Potential of cattle urine as an alternative fertilizer for maize (Zea mays L.) production in Ethiopia. Heliyon, 10(22), e39111. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e39111 DOI: https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e39111
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Setya Yoga Pratama, Dwi Purnomo, IG Nyoman Mudita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








