Faktor-faktor yang Mempengaruhi Adopsi Inovasi Alat Pemetik Buah Manggis Portabel Tipe Teleskopik

Authors

  • Dona Wahyu Dainingsih Politeknik Pembangunan Pertanian Malang, Indonesia
  • Abdul Farid
  • Dwi Purnomo

DOI:

https://doi.org/10.34145/jppm.v5i2.588

Keywords:

Adopsi, Petani, Alat Pemetik Buah Manggis, Portabel Tipe Teleskopik

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani dalam penerapan alat pemetik buah manggis portabel tipe teleskopik. Penelitian dilakukan di Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek pada bulan Maret sampai dengan Mei 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan kuesioner tertutup dengan alat pengukuran skala Likert pada 68 petani responden. Data disajikan dalam bentuk tabulasi, dan pengaruh faktor internal dan eksternal petani terhadap peluang adopsi alat pemetik buah manggis portabel tipe teleskopik dianalisis dengan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian faktor internal petani menunjukkan pengaruh positif terhadap peluang adopsi alat pemetik buah manggis portabel tipe teleskopik adalah variabel pendidikan formal petani, sedangkan faktor eksternal berpengaruh positif adalah variabel materi penyuluhan dan media penyuluhan. Faktor eksternal berpengaruh negatif adalah variabel media penyuluhan. Variabel-variabeel lainnya yaitu umur petani, lama berusahatani, dan luas lahan usahatani tidak berpengaruh terhadap peluang adopsi alat pemetik buah manggis portabel tipe teleskopik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistika. (2018). Kecamatan Watulimo Dalam Angka. Badan Pusat Statistika Kabupaten Trenggalek.

Srihari, E.. & Lingganingrum, F. S. (20150. Ekstrak Kulit Manggis Bubuk. Jurnal Teknik Kimia Falkultas Teknik Universitas Surabaya, 10(1), 1-7.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Alfabeta.

Balai Penyuluhan Pertanian. (2020). Program Penyuluhan. Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Watulimo.

Mardikanto, T. (2009). Sistem Penyuluhan Pertanian. Surakarta: LPP UNS dan UNS Press.

Peraturan Menteri Pertanian. (2013). Nomor 91/Permentan/Ot.140/9/2013 Tentang Pedoman Evaluasi Kinerja Penyuluh Pertanian. Peraturan Menteri Pertanian.

Hamidjoyo, & Latuher. (1993). Media Pembelajaran Dalam Proses Belajar Mengajar Kini. IKIP Ujung Pandang Press.

Hutagaol J. A., & Erwan, W. (2017). Pengaruh Media Penyuluhan dalam Rangka Adopsi Teknologi Jajar Legowo di Desa Pulau Tengah Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi. Prosiding Seminar Nasional Agroinovasi.

Mulyasa. (2002). Kurikulum Berbasis Kompetensi: Konsep, Karakteristik, dan Implementasi. Remaja Rosdakarya.

Asih, D. A. (2009). Analisis Karakteristik Dan Tingkat Pendapatan Usahatani Bawang Merah Di Sulawesi Tengah. Jurnal Agroland, 16(1), 53-59.

Zuriani, & Martina. (2016). Analisis Adopsi Inovasi Penyuluhan Pertanian Di Kabupaten Aceh Utara Dalam Mendukung Kedaulatan Pangan. Jurnal AGRISEP, 15(2), 143-150.

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Dainingsih, D. W., Farid, A., & Purnomo, D. (2025). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Adopsi Inovasi Alat Pemetik Buah Manggis Portabel Tipe Teleskopik. Jurnal Penyuluhan Pembangunan, 5(2), 161–167. https://doi.org/10.34145/jppm.v5i2.588

Citation Check