Penyuluhan Persemaian Padi Apung pada Petani Padi Millenial di Lahan Rawa Lebak
DOI:
https://doi.org/10.34145/jppm.v5i2.3888Keywords:
Penyuluhan Pertanian, Padi Apung, Lahan Rawa Lebak, Petani Milenial, ProduktivitasAbstract
Lahan rawa lebak memiliki potensi besar untuk pengembangan padi, namun sering terkendala oleh fluktuasi air, keasaman tanah, dan keterbatasan adopsi teknologi. Kegiatan pendampingan Brigade Pangan dan penyuluhan metode persemaian padi apung dilakukan di Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap petani terhadap inovasi teknologi budidaya adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan dua kelompok sasaran, yaitu Brigade Pangan Tani Jaya Sejahtera dan Tani Jaya Bersama, masing-masing beranggotakan 15 petani aktif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner pre-test serta post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji t berpasangan dengan bantuan SPSS. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 21% dan 19,5%, serta peningkatan sikap positif sebesar 9,4% dan 8%. Penyuluhan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan demonstrasi lapang terbukti efektif dalam mentransfer inovasi. Hasil kegiatan ini menegaskan pentingnya peran penyuluhan dan keterlibatan petani milenial sebagai agen perubahan dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di lahan rawa lebak.
Downloads
References
BPP Sukarami. (2024). Programa Penyuluhan Pertanian Kecamatan Sungai Rotan. Balai Penyuluhan Pertanian Sukarami.
Bishoyi, S., Sahu, N., & Sharma, P. (2021). Adaptive Rice Seedbed Management Under Flood-Prone Ecosystems: Lessons from India and Southeast Asia. Journal of Agronomy and Crop Science, 207(3), 450–462.
BPPSDMP. (2023). Profil Petani Milenial Indonesia dan Penguatan SDM Pertanian Digital. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Connor, M., Rahman, M. A., & Singh, R. (2021). Climate-smart Agriculture Adoption and the Role of Agricultural Extension: Evidence from Southeast Asia. Agricultural Systems, 190, 103–110.
Despita, R., Marfuah, C., Salim, A., Majid, F. A., & Mau, A. Q. (2017). Pertumbuhan Benih Padi Ciherang pada Berbagai Jenis Media Persemaian. Seminar Nasional “Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia”, Malang, 10 April 2017.
Effendi, D. S., Prastowo, B., & Abidin, Z. (2014). Model Percepatan Pengembangan Pertanian Lahan Rawa Lebak Berbasis Inovasi. Pengembangan Inovasi Pertanian, 7(4), 308–312.
Faqih, A. (2014). Peranan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam Pemberdayaan Kelompok Tani. Agrijati Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 26(1), 41-60.
Febrianti, R. (2018). Penyuluhan Pertanian. Sentra Edukasi Media.
Food and Agriculture Organization (FAO). (2023). The Impact of Disasters on Agriculture and Food Security 2023: Avoiding and Reducing Losses through Investment in Resilience. Rome: FAO.
Food and Agriculture Organization (FAO). (2024). FAO Statistical Yearbook 2024: World Food and Agriculture. Rome: FAO.
Hasbi, H., Lakitan, B., & Herlinda, S. (2017). Persepsi Petani terhadap Budidaya Cabai Sistem Terapung di Lahan Rawa Lebak. Jurnal Lahan Suboptimal, 6(2), 126–133.
Herlinda, S. (2019). Pengembangan Teknologi Budidaya Tanaman Adaptif di Rawa Lebak Sumatera Selatan Berbasis Kebutuhan Petani. Seminar Nasional Lahan Suboptimal, 20–30.
Imran, A. N., Muhanniah, M., & Giono, B. R. W. (2019). Metode Penyuluhan Pertanian dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Petani. Jurnal AGRISEP, 289–304.
Irianto, G., Subekti, A., & Hidayah, R. (2021). Farmer Readiness and Constraints in Adopting Floating Seedbed Technology in South Kalimantan Swamp Lowlands. Jurnal Teknologi Pertanian Indonesia, 12(2), 88–96.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Laporan Tahunan Direktorat Lahan Rawa dan Pantai. Jakarta: Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.
Lakitan, B., Fitriah, A., & Herlinda, S. (2019). Utilization of Local Biomaterials (Scleria poaeformis) as Eco-Friendly Components for Floating Seedbed Construction. Indonesian Journal of Agricultural Research, 22(4), 291–300.
Mardikanto, T. (1993). Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Universitas Sebelas Maret Press.
Ramadhani, D., Siaga, E., & Lakitan, B. (2018). Evaluation of Alternative Seedbed Substrates Using Aquatic Biomass for Improved Seedling Vigor in Flood-Prone Lowlands. Pertanika Journal of Tropical Agricultural Science, 41(2), 505–51.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). Free Press.
Santoso, S. (2019). Panduan Analisis Statistik dengan SPSS Versi 25. Elex Media Komputindo.
Siaga, E., Ramadhani, D., & Lakitan, B. (2019). Floating Seedbed Technology for Rice Seedling Production under Unpredictable Flooding in Lowland Areas. International Journal of Agriculture and Biology, 21(6), 1235–1242.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tohir, M. (2020). Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Wahjuti, S. (2014). Metode dan Evaluasi Penyuluhan Pertanian. UB Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Zulfa Fahimmatul Izzah, Rika Despita, Gunawan Gunawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








