Penguatan Kapasitas Brigade Pangan Melalui Literasi Keuangan Usahatani di Kabupaten Ogan Ilir
DOI:
https://doi.org/10.34145/jppm.v5i2.3887Keywords:
Penyuluhan Pertanian, Pencatatan Keuangan, Analisa Usaha Tani, Brigade Pangan, Swasembada PanganAbstract
Literasi keuangan yang rendah menyebabkan petani menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan usaha tani, khususnya pada wilayah lahan rawa yang memiliki keterbatasan sumber daya. Kondisi ini menuntut peningkatan kapasitas petani dalam aspek manajerial agar mampu mengelola usaha tani secara efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan memperkuat kapasitas anggota Brigade Pangan melalui pelatihan pencatatan keuangan dan analisis usaha tani. Kegiatan dilaksanakan di Desa Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, dengan melibatkan 60 anggota Brigade Pangan Muara Baru Modern, Sukses Barokah, Sembadak Bersatu, dan Sarana Usaha. Metode yang digunakan adalah penyuluhan partisipatif melalui ceramah, diskusi, dan praktik langsung, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap. Data dianalisis secara deskriptif dan dilanjutkan dengan uji t. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman petani mengenai pentingnya pencatatan keuangan, kemampuan menghitung biaya pokok produksi, dan penetapan harga jual yang lebih rasional. Pelatihan ini berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi usaha tani dan penguatan posisi tawar petani di pasar. Literasi keuangan terbukti menjadi fondasi penting dalam pengelolaan usaha tani yang mandiri dan berkelanjutan, khususnya pada lahan rawa.
Downloads
References
Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian. (2023). Panduan Pelaksanaan Penyuluhan dan Diseminasi Inovasi Pertanian Berkelanjutan. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Pertanian Indonesia 2023. BPS RI.
Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa. (2022). Potensi dan Pengelolaan Lahan Rawa Untuk Ketahanan Pangan Nasional. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
FAO. (2023). Sustainable Agriculture and Food Systems in Wetland Areas. Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2021). Teknologi Alsintan dan Pengelolaan Sumber Daya Pertanian Modern di Era Digital. Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Laporan Tahunan Kinerja Sektor Pertanian 2023. Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian.
Mardikanto, T. (2019). Model Penyuluhan Pertanian Berbasis Demonstrasi Lapang: Pendekatan Partisipatif dalam Penerapan Teknologi Baru. Gama Media.
Musrifah, M. S. (2021). Penggunaan Skala Guttman dalam Evaluasi Penyuluhan Pertanian. Jurnal Pendidikan dan Penyuluhan Pertanian, 17(2), 45–52.
Nasution, H. (2012). Pendidikan Petani Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Inovasi Pertanian. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 4(1), 33–40.
Nurhayati, E., & Siregar, R. (2022). Penguatan Literasi Keuangan Petani dalam Meningkatkan Kemandirian Usaha Tani di Era Digital. Jurnal Agribisnis dan Pemberdayaan Petani, 7(2), 55–66.
Safitri, R. (2021). Pengaruh Pendidikan Terhadap Literasi Keuangan Petani di Kabupaten Banyuasin. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Pertanian, 9(1), 15–22.
Santoso, S. (2014). Panduan Lengkap SPSS Versi 21: Mengelola Data Statistik Secara Profesional. Elex Media Komputindo.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sutaryo, D., Rahmawati, I., & Ningsih, P. (2021). Strategi Pengelolaan Lahan Rawa untuk Peningkatan Produksi Padi di Indonesia. Jurnal Agro Inovasi, 16(1), 23–31.
Yulfita, L., & Aini, F. (2015). Pengaruh Pendidikan dan Pengalaman Terhadap Sikap Petani dalam Penerapan Inovasi Pertanian. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 10(3), 112–120.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Afrezi Pujianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








