Pemberdayaan Petani Cabai dalam Penerapan Good Agriculture Pratice (GAP) di Desa Cikancana, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34145/jppm.v5i1.3770

Keywords:

Good Agriculter Pratice, Produktivitas Cabai, Pemberdayaan, Perilaku Petani

Abstract

Good Agricultural Pratice merupakan merupakan serangkaian upaya untuk menghasilkan produk bermutu, aman dikonsumsi serta mencakup penerapan teknologi ramah lingkungan yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab dan permasalahan yang menjadi tantangan bagi petani Desa Cikancana sehingga produktivitas hasil panen menurun. Penelitian menggunakan penelitian mixed method yaitu penggabungan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif. Metode pengumpulan data diperoleh dari observasi lapang, wawancara, kuesioner, dokumentasi, dan literatur/studi pustaka. Teknik pengambilan data responden dilakukan dengan menggunakan sensus seluruh kelompok tani Mekar Kencana 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal penurunan hasil produktivitas cabai di Desa Cikancana disebabkan oleh perilaku petani yang tidak menerapkan GAP pada budidaya cabai. Setelah dilakukannya pemberdayaan mengenai teknik  GAP yang baik dan benar perlahan – lahan hasil cabai di Desa Cikancana mulai meningkat. GAP dapat berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas cabai, peningkatan pengetahuan petani, serta keterampilan petani mengenai pemahaman dan implementasi pada budidaya cabai.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, D. P., & Rahman, A. (2022). Good Agricultural Practices (GAP) in postharvest handling to maintain quality and reduce losses of horticultural products. Agricultural Research & Technology, 16(1), 556040.

Badan Pusat Statistik. 2023. Produksi tanaman sayuran 2021–2023. [diakses 23 November 2024]. Tersedia pada: https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NjEjMg==/produksi-tanaman-sayuran.html.

Budiarto T, Ayun L, Nurulhaq MI. (2023). Pemberdayaan petani pada pengolahan pascapanen kopi arabika (Coffea arabica L.) di Desa Kalisat Kidul, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara. J Resolusi Konflik, CSR, dan Pemberdaya. 8(1):11–20. https://journal.ipb. ac.id/index.php/jurnalcare/article/view/47867/25942.

Budiarto T, Fitriani S, Aditama GS, Fajarwati AB, Sabrina A, Sulaeman R, Pratama AJ, Nurulhaq MI, Dharmawan L, Situmeang WH. (2024). Pemberdayaan perempuan dalam ketahanan pangan pada masa resiliensi di Kelurahan Katulampa Bogor. J Pengabdi Masy. 7(1):271–277.

Gadis Dewi, V., & Sudarko. (2024). Partisipasi Kelompok Tani dalam Penerapan Program GAP (Good Agriculture Practices) pada Usahatani Buah Naga Merah di Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis (JEPA), 8(2), 741–755. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2024.008.02.28

Haekal M, Budiarto T, Wiraguna E. (2024). Peningkatan pengelolaan peternakan sapi melalui program pendampingan pupuk organik dari limbah peternakan sapi di desa sumber rejeki. J Pengabdi Masy. 7(7):2.709-2.719. tdoi:10.31604/jpm.v7i7.2709-2719.

Handono, S. Y., Hidayat, K., & Purnomo, M. (2020). Pemberdayaan masyarakat pertanian. Malang: Universitas Brawijaya Press.

Nugraha, R., Putri, A., & Suryani, H. (2022). Implementation of GAP-based seed treatment and nursery management to improve chili seedling quality in Indonesia. International Journal of Agricultural Extension, 10(4), 115–124. https://doi.org/10.33687/ijae.010.04.4250

Pondaag IM, Ruru J, Kolondam H. (2019). Pemberdayaan petani gula aren di Desa Wanga Amongena Kecamatan Motoling Timur. J Adm Publik. 5(80):68–74.

Prasetyo, A., Widodo, S., & Hidayat, N. (2021). The effect of land preparation and application of GAP on chili productivity in Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 883(1), 012034. https://doi.org/10.1088/1755-1315/883/1/012034 DOI: https://doi.org/10.1088/1755-1315/883/1/012034

Pratama AJ, Khasyafi B, Lailinur W, Dharmawan L, Nurulhaq MI. (2023). Penyuluhan kelimpahan hama pada tumpangsari sawi hijau dengan daun bawang di pertanian organik pada petani Yayasan Bina Bakti. Resolusi Konflik, CSR, dan Pemberdaya. 8(1):21–29.

Putri, A. R., Hidayat, N., & Sari, D. P. (2022). The effect of good agricultural practices (GAP) implementation on productivity and income of cocoa farmers in Indonesia. International Journal of Agricultural Extension, 10(2), 145–153. https://doi.org/10.33687/ijae. 010.02.4573 DOI: https://doi.org/10.33687/ijae

Rahmawati, N., Rahayu, S., & Setiawan, B. (2021). Implementation of Good Agricultural Practices to support sustainable vegetable production in Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 924(1), 012014. DOI: https://doi.org/10.1088/1757-899X/931/1/012014

Rahmawati, D., & Lestari, P. (2023). Evaluating the impact of agricultural training programs on farmers’ knowledge and productivity in Indonesia. Journal of Agricultural Extension and Rural Development, 15(3), 101–110. https://doi.org/10.5897/JAERD2023.1321

Suhana S, Rauf A, Sirajuddin Z. (2023). Adopsi Good Agricultural Practice (GAP) jagung hibrida untuk meningkatkan produktivitas jagung oleh petani. Ziraa’Ah Maj Ilm Pertan. 48(1):101 - 114. doi:10.31602/zmip.v48i1.9317. DOI: https://doi.org/10.31602/zmip.v48i1.9317

Sujianto, S., Ermiati, E., & Sudjarmoko, B. (2023). Agricultural practice assessment to accelerate organic rice farming adoption: A case study in West Java, Indonesia. In 2nd ICAFE 2023 (BIO Web of Conferences, 69, Article 04002). EDP Sciences. https://doi.org/10.1051/ bioconf/20236904002 DOI: https://doi.org/10.1051/bioconf/20236904002

Sukmadjaya A. (2019). Efektifitas sekolah lapangan Good Agriculture Pratices (SLGAP) rimpang dalam peningkatan produksi dan pendapatan usahatani jahe gajah (Zingiber officinalle Rosc.). Agriekstensia. 18(1):1–7. doi:10.34145/agriekstensia.v18i1.22. DOI: https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v18i1.22

Utami, S. W., Hidayat, N., & Prabowo, R. (2022). Implementation of GAP to support sustainable vegetable farming practices in Java, Indonesia. Sustainability, 14(16), 10325. https://doi.org/10.3390/su141610325 DOI: https://doi.org/10.3390/su141610325

Wahyuni S, Ndewes ME. (2023). Peningkatan kapasitas petani untuk menghasilkan biji kakao premium melalui teknologi Good Agriculture Practice. JMM (Jurnal Masy Mandiri). 7(1):306–316. doi:10.31764/jmm.v7i1.12064. DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v7i1.12064

Walida H, Surahman E, Harahap FS, Mahardika WA. (2019). Respon pemberian larutan MOL rebung bambu terhadap pertumbuhan dan produksi cabai merah (Capsicum annum L) jenggo F1. J Pertan Trop. 6(3):424–429. DOI: https://doi.org/10.32734/jpt.v6i3.3189

Zahra A, Farora AY, Jasir IN, Dheanita I, Sholihah I, Sury SA, Pratama AJ, Nurulhaq MI, Dharmawan L, Budiarto T, (2024). Penyuluhan pembuatan pestisida nabati daun pepaya pada kelompok tani tunas harapan di Desa Cikeas. J Resolusi Konflik, CSR, dan Pemberdaya. 9(2):1–7.

Downloads

Published

2025-09-05

How to Cite

Salsabilla, N. C., Budiarto, T., & Pratama, A. J. (2025). Pemberdayaan Petani Cabai dalam Penerapan Good Agriculture Pratice (GAP) di Desa Cikancana, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur. Jurnal Penyuluhan Pembangunan, 5(1), 39–52. https://doi.org/10.34145/jppm.v5i1.3770

Citation Check