Pengetahuan Peternak tentang Good Farming Practices (GFP) Sapi Potong di Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi Provinsi Jawa Timur

Main Article Content

Endri Cahyo Saputro
Novita Dewi Kristanti
Luki Amar Hendrawati

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan karakteristik peternak dengan penerapan GFP Sapi Potong di Kecamatan Kasreman. Jumlah sampel 32 orang dengan teknik pengambilan sampel berupa area probability sampling. Analisis data menggunakan Pearson Product Moment dengan tingkat kepercayaan (α) 5% untuk mengetahui hubungan karakteristik peternak dengan pengetahuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa karakteristik peternak berupa umur, pendidikan, jumlah kepemilikan ternak, intensitas penyuluhan dan kekosmopolitan memiliki hubungan yang signifikan dengan penerapan GFP (Sig. < 0,05), dengan hubungan terkuat pada karakteristik intensitas penyuluhan (r=0,786). Sedangkan karakteristik peternak berupa lama beternak tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan penerapan GFP (Sig. > 0,05).


 Kata kunci     :   penerapan, Good Farming Practice (GFP), kajian, hubungan


 


 This study aims to describe the characteristic relationship of farmers to the implementation of cattle GFP in Kasreman District. The number of samples are 32 people with sampling technique is area probability sampling. The data analysis using Pearson Product Moment with confidence level (α) 5%. Characteristics of farmers in the form of age, education, number of livestock ownership, intensity of extension and cosmopolite have a significant relationship with the implementation of GFP, with the strongest relationship on the characteristics of intensity of extension (Sig. < 0,05). While the characteristics of farmers in the form of farming experience has no significant relationship with the implementation of GFP (Sig. > 0,05).


 Keywords  :   implementation, Good Farming Practice (GFP), study, relationship

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Anonimous. 2006. Undang-undang tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan. Jakarta: Departemen Pertanian.

Anonimous. 2015. Ngawi Dalam Angka 2015. Ngawi.: Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngawi.

Anonimous. 2015. Pedoman Budi Daya Sapi Potong Yang Baik. Jakarta: Kementerian Pertanian.

Anonimous. 2016. Kecamatan Kasreman Dalam Angka 2016. Ngawi: Badan Pusat Statistik Kabupaten Ngawi.

Anonimous. 2016. Programa Penyuluhan Pertanian Tahun 2016. Ngawi: Balai Penyuluhan Kecamatan Kasreman.

Arikunto, S. 2013. Prosedur Penelitian. Suatu Pendekatan Praktik. Yogyakarta: Rineka Cipta.

Bulkis, 2015. Analisis Jaringan Komunikasi Petani Tanaman Sayuran (Kasus Petani Sayuran di Desa Egon, Kecamatan Waigette, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur). Jakarta: Universitas Terbuka.

Cahyono, 2009. Penerapan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) di Bidang Pengadaan dan Pengembangan Pegawai Pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Subang. Bandung: Universitas Komputer Indonesia.

Karmila. 2013. Faktor-faktor yang Menentukan Pengambilan Keputusan Peternak dalam Memulai Usaha Peternakan Ayam Ras Petelur di Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng. Makassar: Universitas Hasanuddin.

Khasanah, W. 2008. Hubungan Faktor-faktor Sosial Ekonomi Petani dengan Tingkat Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Tanaman Jarak Pagar di Kecamatan Lendah Kabupaten Kulon Progo. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Kristianto, B. 2009. Hubungan Karakteristik Peternak Mitra dengan Keberhasilan Usaha Penggemukan Sapi Peternak Mitra (Studi Kasus Peternak Mitra Sapi Potong UD. Rahmat Alam, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara). Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Mardikanto, T. 2009. Sitem Penyuluhan Pertanian. Surakarta: LPP UNS.

Matondang, R.S. 2013. Langkah-langkah Strategis dalam Mencapai Swasembada Daging Sapi/Kerbau 2014. Jurnal Litbang Pertanian, Volume 32 No 3.

Murtiyeni, D. Priyanto dan D. Yulistiani. 2005. Karakteristik Peternak Domba/Kambing dengan Pemeliharaan Digembala/Angon dan Hubungannya dengan Tingkat Adopsi Inovasi Teknologi. Bogor: Balai Penelitian Ternak.

Mustakim, N. M. 2015. Pengaruh Intensitas Penyuluhan dan Tingkat Pengetahuan terhadap Persepsi Peternak pada Teknologi Biogas di Desa Patalassang Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng. Makassar: Universitas Hasanuddin.

Puspita, Y. 2013. Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Praktek Gizi pada Ibu Hamil di Desa Cikeas Kecamatan Sukaraja Bogor. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Saidah. 2008. Hubungan Karakteristik Peternak dengan Efektivitas Komunikasi Interpersonal. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Salim, E. 2013. Sukses Bisnis dan Beternak Sapi Potong. Yogyakarta: Lily Publisher.

Sikombong, I. 2014. Pengaruh Karakteristik Peternak Terhadap Adopsi Pemanfaatan Limbah Tanaman Pangan Sebagai Pakan Ternak Sapi Potong di Desa Samangki Kecamatan Simbang Kabupaten Maros. Makassar: Universitas Hasanuddin.

Silalahi, U. 2009. Metode Penelitian Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Sugiyono. 2016. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryani, R. 2015. Outlook Komoditas Pertanian Subsektor Peternakan Daging Sapi. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian. Jakarta: Kementerian Pertanian

Utami, L 2015. Hubungan Karateristik Peternak dengan Skala Usaha Ternak Kerbau di Desa Sumbang Kecamatan Curio Kabupaten Enrekang. Makassar. Universitas Hasanuddin.

Wawan, A. dan Dewi, M. 2011. Teori & Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.

Van den Ban, A.W. dan Hawkins, H.S. 2003. Penyuluhan Pertanian. Yogyakarta: Kanisius.