Membangun Kapasitas Petani Lahan Marjinal di Perbatasan Darat Indonesia (Kasus di Belu, Nusa Tenggara Timur)

Authors

  • budi sawitri politeknik pembangunan pertanian malang, Indonesia
  • Siti Amanah IPB, Indonesia
  • Amiruddin Saleh IPB, Indonesia
  • Aida Vitayala. S Hubeis IPB, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v19i1.420

Abstract

Perbatasan negara merupakan garda terdepan dalam upaya menghadapi dampak integrasi terhadap negara tetangga. Kondisi keberagaman biofisik dan sosial yang tinggi menjadi salah satu permasalahan dalam upaya pembangunan sehingga diperlukan pendekatan pembangunan yang tepat, terutama  di bidang pertanian. Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan potensi, kondisi kesejahteraan petani dan sumber daya manusia, dan kebijakan pembangunan pertanian. Studi literatur digunakan untuk membahas gambaran wilayah perbatasan dengan didukung data dan hasil penelitian yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa  peranan sumberdaya manusia dalam pembangunan pertanian sangat penting, sehingga diperlukan penguatan kapasitas petani dalam mengembangkan potensi pertanian  di perbatasan negara yang memiliki keragaman biofisik.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-08-28

How to Cite

sawitri, budi, Amanah, S., Saleh, A., & Hubeis, A. V. S. (2020). Membangun Kapasitas Petani Lahan Marjinal di Perbatasan Darat Indonesia (Kasus di Belu, Nusa Tenggara Timur). AGRIEKSTENSIA, 19(1), 11–20. https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v19i1.420

Citation Check