ANALISIS PENERAPAN ASAS KESEJAHTERAAN HEWAN PADA PEMELIHARAAN ITIK MOJOSARI SECARA SEMI-INTENSIF

Main Article Content

Nuruddin Nuruddin
Hananik Prasetyo
Kartika Budi Utami

Abstract

Kesejahteraan hewan di era globalisasi mulai diperhatikan banyak kalangan untuk pemenuhan konsumsi, pencegahan penyakit, dan peningkatan performa produksi. Itik Mojosari menjadi objek penelitian karena beberapa daerah di Indonesia menjadi sentra pemeliharaan secara semi-intensif. Di Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang, itik mojosari dipelihara secara tradisional. Itik dirawat secara intensif pada umur 0-1 bulan dan digembalakan pada umur 2-5 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai penerapan asas kesejahteraan hewan pada pemeliharaan itik mojosari. Teknik sampling secara purposive dengan kriteria pemilihan itik berumur 18 minggu. Metode analisis data secara deskriptif kuantitatif dengan mengolah data dari hasil wawancara, observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Data yang didapat kemudian diolah menggunakan teknik tabulasi dengan cara merumuskan asas kesejahteraan hewan, menetapkan indikator, memberikan bobot dengan nilai 20 di setiap indikator, penentuan skala dengan interval 1-5, dan mengalikan bobot pada setiap indikator dengan skala penilaian. Kriteria penilaian asas kesejahteraan hewan berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai interval 20-46 untuk farm dengan nilai kurang, angka 47-73 untuk farm dengan nilai sedang, dan 74-100 untuk penerapan dengan nilai tinggi. Dari rekapitulasi penilaian asas kesejahteraan hewan, farm di Kecamatan Kasembon telah menerapkan asas kesejahteraan hewan dengan baik dan penting untuk ditingkatkan agar memberi nilai tambah bagi kelangsungan hidup itik dan pendapatan peternak.


 


Kata kunci—Kesejahteraan Hewan, Itik Mojosari, Semi-intensif

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles