Analisa Nilai Tambah dari Produk Marning Jagung dan Emping Jagung

Main Article Content

Prasetyo Kurniawan
Muhammad Saikhu
Joko Gagung Sunaryono

Abstract

Jagung merupakan sumber energi tanaman di dunia yang mempunyai peranan penting, salah satunya dapat dijadikan alternatif sumber karbohidrat selain nasi. Di kalangan pelaku usaha bahan baku jagung, khususnya di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang sebagai sentra marning jagung dan emping jagung belum mengetahui pertambahan nilai antara produk marning jagung dan emping jagung yang di usahakan oleh mereka. Tujuan kajian ini adalah agar mengetahui nilai tambah antara produk marning jagung dan emping jagung dengan bahan baku jagung pipil. Analisis data dalam kajian ini menggunakan metode Hayami dengan menganalisis sebuah produk dalam satu kali produksi. Dari hasil kajian diperoleh data bahwa satu kali proses produksi marning mengalami penyusutan yang awal bahan baku pipil jagungnya sebanyak 500 kg menghasilkan produk 400 kg marning jagung dengan nilai tambah sebesar Rp. 20.748,00 sedangkan emping jagung yang awal baku pipil jagungnya sebanyak 500 kg menghasilkan produk 425 kg emping jagung dengan nilai tambah sebesar Rp. 37.682,00. Nilai tambah antara produk marning jagung dan emping jagung yang tertinggi, yaitu produk emping jagung, dikarenakan tenaga kerja dan sumbangan input lain yang dibutuhkan lebih rendah.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles