Identifikasi Jenis dan Jumlah Telur Cacing Feses Domba dengan Perlakuan Anthelmintika Herbal

Authors

  • Eko Marhaeniyanto Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang, Indonesia
  • Yeremias Mau Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang, Indonesia
  • Nonok Supartini Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang, Indonesia
  • Kresno Suharto CV Burja, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v25i1.3980

Keywords:

Identifikasi, Telur Cacing, Feses Domba, Antelmintika Herbal

Abstract

Infeksi cacing pada domba merupakan masalah serius yang berpotensi menurunkan produktivitas ternak. Kondisi ini berdampak terhadap produktivitas peternakan domba. Menanggapi permasalahan ini banyak pengobatan secara kimiawi yang menimbulkan masalah seperti resistensi obat pada populasi cacing. Penggunaan anthelmintik herbal menjadi jawaban sebagai alternatif pengendalian helminthiasis. Tanaman yang efektif adalah anthelmintik buah pinang (Areca catechu L.). Anthelmintika ini lebih aman, ramah lingkungan, dan memiliki potensi rendah dalam menimbulkan resistensi. Perlu adanya penelitian dengan tujuan mengidentifikasi jenis dan jumlah telur cacing pada feses domba yang diberi perlakuan anthelmintik. Penelitian dilaksanakan di CV Burja Lawang, adapun pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, serta dokumentasi. Data penelitian diolah menggunakan metode prevalensi dan intesitas infestasi (termasuk perhitungan EPG). Hasil penelitian diperoleh cacing yang menginfeksi adalah Trichostrongylus dan Haemonchus. Jumlah telur sebelum aplikasi Anthelmintika 365 butir sedangkan sesudah aplikasi Anthelmintika 42 butir. Infeksi cacing sebelum pemberian anthelmintika berdasarkan jumlah telur cacing diperoleh seluruh domba terinfeksi, sedangkan berdasarkan jumlah telur cacing per gram feses (EPG) juga menunjukkan seluruh domba terinfeksi. Pemberian anthelmintika efektif dalam mengurangi jumlah dan jenis cacing pada feses domba, dimana domba yang terinfeksi cacing mengalami penurunan dibandingkan dengan sebelum diaplikasikan herbal anthelmintika.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Awaludin, A., Mariyanto, A. G. N., Nurkholis, Wulandari, S., Nusantoro, S., Muhamad, N., Adhyatma, M., & Nurfitriani, R. A. (2021). Parasit Gastrointestinal pada Domba Ekor Gemuk di Kabupaten Jember. Conference of Applied Animal Science Proceeding Series, 2, 130–137. https://doi.org/10.25047/animpro.2021.17.

Badar, S. N., Iqbal, Z., Sajid, M. S., Rizwan, H. M., Shareef, M., Malik, M. A., & Khan, M. N. (2021). Comparative Anthelmintic Efficacy of Arundo Donax, Areca Catechu, and Ferula Assa-Foetida Against Haemonchus Contortus. Revista Brasileira de Parasitologia Veterinária, 30(2), e001221. https://doi.org/10.1590/S1984-29612021028.

Cahyani, A. P., Widiarso, B. P., -, S., & Mubarokah, W. W. (2022). Daya Anthelmintik Infusa Biji Buah Pinang (Areca Catechu) Terhadap Cacing Haemonchus Contortus pada Domba Secara In Vitro. Jurnal Sain Veteriner, 40(2), 183-187. https://doi.org/10.22146/jsv.70399.

Febriani, Y.-, Hidayat, S.-, & Seftiana, S.-. (2014). Aktivitas Anti Cacing Ekstrak Etanol Biji Pinang (Areca catechu L.) Terhadap Ascaridia galli. Jurnal Sains Dan Teknologi Farmasi Indonesia, 3(2), 1–7. https://doi.org/10.58327/jstfi.v3i2.36.

French, K. E. (2018). Plant-Based Solutions to Global Livestock Anthelmintic Resistance. Ethnobiology Letters, 9(2), 110-123.

Getachew, T., Haile, A., Meszaros, G., Rischkowsky, B., Huson, H. J., Gizaw, S., Wurzinger, M., Mwai, A. O., & Sölkner, J. (2020). Genetic Diversity, Population Structure and Runs of Homozygosity in Ethiopian Short Fat-Tailed and Awassi Sheep Breeds Using Genome-Wide 50k SNP Markers. Livestock Science, 232, 103899.

Hariani, N., & Simanjuntak, I. (2021). Prevalensi dan Intensitas Telur Cacing Parasit pada Ayam Kampung dan Ayam Petelur di Kecamatan Muara Badak, Kuati Kartanegara. Jurnal ILMU DASAR, 22(1), 1–8.

Hussain, A. (2020). The Role of Herbal Anthelmintics in Controlling Parasitic Infections in Livestock: A Review. Journal of Veterinary Parasitology, 13(4), 302-315.

Mavrot, F., Hertzberg, H., & Torgerson, P. (2015). Effect of Gastro-Intestinal Nematode Infection on Sheep Performance: A Systemic Review and Meta-Analysis. Parasites and Vectors, 8(1), 1-11. https://doi.org/10.1186/s13071-015-1164-z.

Mubarokah, W. W., Nurcahyo, W., Prastowo, J., & Kurniasih, K. (2019). Pengaruh in Vitro Infusa Biji Buah Pinang (Areca catechu) Terhadap Tingkat Kematian dan Morfometri Ascaridia galli Dewasa. Jurnal Sain Veteriner, 37(2), 166-171.

Mukti, T., Oka, I., & Dwinata, I. (2016). Prevalensi Cacing Nematoda Saluran Pencernaan pada Kambing Peranakan Ettawa di Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Indonesia Medicus Veterinus, 5(4), 330-336.

Najmuddin, M., & Nasich, M. (2019). Produktivitas Induk Domba Ekor Tipis di Desa Sedan Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang. TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production, 20(1), 76–83. https://doi.org/10.21776/ub.jtapro.2019.020.01.10.

Nurdin, R. A., Triyani Latif, U. A., & Purnama Wirawan, H. (2023). Identifikasi Parasit pada Feses Domba (Ovis Aries) Menggunakan Metode Uji Apung dan Uji Sedimentasi pada Balai Besar Veteriner Maros. Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi, 3(2), 65–71. https://doi.org/10.24252/filogeni.v3i2.29828.

Puspitasari, A., Setiawan, B., Koesdarto, S., Kusnoto, K., Soeharsono, S., & Hastutiek, P. (2019). The Distribution of Goat Gastrointestinal Tractus Worm Egg at Rambon District of Nganjuk Regency. Journal of Parasite Science, 3(2), 59-66. https://doi.org/10.20473/jops.v3i2.16519.

Roeber, F., Jex, A. R., & Gasser, R. B. (2013). Impact of Gastrointestinal Parasitic Nematodes of Sheep, and the Role of Advanced Molecular Tools for Exploring Epidemiology and Drug Resistance-An Australian Perspective. Parasites & Vectors, 6, 1-13.

Susilo, H., Abdillah, N. A., & Amelia, K. R. (2020). Identifikasi Telur Cacing Parasit Pada Feses Hewan Ternak Di Propinsi Banten. Biodidaktika: Jurnal Biologi Dan Pembelajarannya, 15(2), 21–30. https://doi.org/10.30870/biodidaktika.v15i2.8719.

Tiwow, D., Bodhi, W., & Kojong, N. (2013). Uji Efek Anthelmintik Ekstrak Etanol Biji Pinang (Areca catechu) Terhadap Cacing Ascaris Lumbricoides dan Ascaridia galli Secara in Vitro. Pharmacon UNSRAT, 2(2), 159970.

Zhang, Q., & Wang, Y. (2022). Organic Livestock Farming: Integrating Herbal Anthelmintics for Sustainable Management. Agricultural Sustainability Journal, 12(4), 199–213.

Zulfikhar, R., Widiarso, B. P., Chairunisa, F., & Akimi, A. (2022). Perceptions of Sheep Farmers on Using Betel Nut (Areca catechu) for Controlling Haemonchus Contortus. Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu, 4(6), 39–55.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Marhaeniyanto, E., Mau, Y., Supartini, N., & Suharto, K. (2026). Identifikasi Jenis dan Jumlah Telur Cacing Feses Domba dengan Perlakuan Anthelmintika Herbal . AGRIEKSTENSIA, 25(1), 37–46. https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v25i1.3980

Citation Check