Efektivitas Pupuk Organik Cair dan Nanosilika terhadap Produksi dan Kualitas Bawang Merah (Allium cepa L.)

Authors

  • Nina Dwi Lestari Universitas Brawijaya, Indonesia
  • Meita Kusuma Irawati Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia
  • Ieke Wulan Ayu Program Studi Agroekoteknologi, Universitas Samawa, NTB, Indonesia
  • Yulia Nuraini Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v24i2.3790

Keywords:

Bawang Merah, Pupuk Organik Cair Berteknologi Nano, Nanosilika, Kualitas Produksi Bawang Merah

Abstract

Penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan dapat menurunkan pH dan kandungan bahan organik tanah. Pupuk organik cair dapat meningkatkan ketersediaan hara melalui aktivitas mikroorganisme di dalamnya. Selain itu, pupuk silika berperan dalam menstimulasi fotosintesis, memperkuat jaringan tanaman, dan mengurangi transpirasi. Aplikasi teknologi nano pada POC dan silika dapat meningkatkan efisiensi pemupukan karena diaplikasikan dalam dosis rendah dan mudah diserap tanaman. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh POC berteknologi nano dan nanosilika terhadap produksi tanaman bawang merah (Allium cepa L.). Penelitian dilakukan pada November 2024–Maret 2025 di Desa Junrejo, Kota Batu, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, berat kering umbi, Lenght Root Volume, Dry Root Volume, dan serapan fosfor tanaman.. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan P5 (POC nano, nanosilika, dan pupuk anorganik) memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman sebesar 33 cm, jumlah daun sebanyak 30 helai, jumlah umbi sebanyak1253 buah/m2, berat kering umbi sebesar 2787 g/m2, Lenght root volume sebesar, Dry root volume sebesar, dan serapan fosfor tanaman sebesar 1,84 g/tanaman. Strategi pemupukan ini efektif dalam meningkatkan efisiensi pemupukan dan produksi bawang merah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfiah, L. N., Zul, D., & Nelvia, N. (2018). Pengaruh Inokulasi Campuran Isolat Bakteri Pelarut Fosfat Indigenus Riau terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merr). Jurnal Agroekoteknologi, 7(1), 7-14.

Alya'Labibah, H., Setyadewa, P. P., & Khoiriyah, A. (2024). Pemanfaatan Pupuk Bio Nano pada Tanaman Tembakau Sebagai Alternatif Kebutuhan Pupuk di Desa Mudung Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(9), 3605-3611.

Arman, Z., Nelvia, N., & Armaini, A. (2016). Respons Fisiologi, Pertumbuhan, Produksi dan Serapan P Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) terhadap Pemberian Trichokompos Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) Terformulasi dan Pupuk P di Lahan Gambut. Jurnal Agroteknologi, 6(2), 15-22.

Aziza, I., Rahayu, Y. S., & Dewi, S. K. (2022). Pengaruh Pupuk Organik Cair dengan Penambahan Silika dan Cekaman Air terhadap Pertumbuhan Tanaman Kedelai. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 11(1), 183-191. https://doi.org/10.26740/lenterabio.v11n1.p183-191.

Fatirahma, F., & Kastono, D. (2020). Pengaruh Pupuk Organik Cair Terhadap Hasil Bawang Merah (Allium cepa L. Aggregatum group) di Lahan Pasir. Vegetalika, 9(1), 305-315. https://doi.org/10.22146/veg.47792.

Gau, A. D. T., & Qadri, S. N. (2023). Efektivitas Kerapatan Bakteri Bacillus subtilis terhadap Peningkatan Produksi Bawang Merah. Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 11(3): 439-447. http://dx.doi.org/10.30605/perbal.v11i3.3012

Gian, A., Nasrudin, N., Nurhidayah, S., Firmansyah, E. (2021). Pertumbuhan dan Hasil Padi Melalui Penambahan Hara Silika Cair pada Tingkat Cekaman Salinitas Berbeda. Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi, 14(1), 6-12. https://doi.org/10.21107/agrovigor.v14i1.8369.

Indrayana, I. P. T. (2019). Review Fe3O4 dari Pasir Besi: Sintesis, Karakterisasi, dan Fungsionalisasi hingga Aplikasinya dalam Bidang Nanoteknologi Maju. Jurnal UNIERA, 8(2), 65-75.

Madzokere, T.C., Murombo, L.T., Chiririwa, H. (2020). Nano-based Slow Releasing Fertilizers for Enhanced Agricultural Productivity. Mater. Today Proc. 45, 3709 3715. https://doi.org/10.1016/j.matpr.2020.12.674.

Moeljani, I. R., Faristiawan, Y., dan Sulistyono, A. (2021). Pengaruh Konsentrasi Pupuk Silika dan Umur Transplanting terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah dari Benih True Shallot Seed (TSS). Agro Bali: Agricultural Journal, 5(1), 50-56. https://doi.org/10.37637/ab.v5i1.804

Mujahid, A., Sudiarso, Aini, N. (2017). Uji Aplikasi Pupuk Berteknologi Nano Pada Budidaya Tanaman Bayam Merah (Alternanthera amoena Voss.). Jurnal Produksi Tanaman, 5(3), 538-545.

Noviani, N. W. P., & Rahayu, Y. S. (2022). Pengaruh Pemberian Pseudomonas Fluorescens, Azospirillum sp. dan Mikroorganisme Lokal terhadap Produktivitas dan Pertumbuhan Kedelai pada Tanah Kapur. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 11(3), 493-502.

Osaigbovo, U. A., Ojeniyi, S. O., & Adekiya, A. O. (2017). Influence of Plant Density and Phosphorus Levels on The Growth and Yield of Onion (Allium cepa L.) in Humid Ultisols. Journal of Agriculture and Environment, 13(2), 111-123

Permana, I., Arifin, M., Sudirja, R. (2018). Aplikasi Berbagai Dosis Pupuk UZAAKH dalam Menurunkan Kelarutan Logam Cr pada Tanah Sawah Tercemar Limbah Tekstil. Soilrens, 16 (1), 20-26.

Putri, I. P., Arifin, B., Murniati, K. (2021). Analisis Pendapatan dan Efisiensi Teknis Usahatani Bawang Merah di Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science, 9(1), 62-69. http://dx.doi.org/10.23960/jiia.v9i1.4820.

Rahman, M. M., Saidy, A. R., Nisa, C. (2019). Aplikasi Mikoriza Arbuskula untuk Meningkatkan Serapan Fosfat, Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). EnviroScienteae, 15(1), 59-70.

Sholihah, S. M., dan Hamawi, M. (2024). Pengaruh Kombinasi Pupuk Organik Cair Termodifikasi Silika dan Varietas Terhadap Produktivitas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Gontor Agrotech Science Journal, 10(2), 181-191. http://dx.doi.org/10.21111/agrotech.v10i2.13136.

Siregar, A., & Annisa, W. (2020). Ameliorasi Berbasis Unsur Hara Silika Di Lahan Rawa. Jurnal Sumberdaya Lahan, 14(1), 37-47.

Sonia, A. V., & Setiawati, T. C. (2022). Aktivitas Bakteri Pelarut Fosfat terhadap Peningkatan Ketersediaan Fosfat pada Tanah Masam. Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi, 15(1), 44-53. https://doi.org/10.21107/agrovigor.v15i1.13449.

Triadiawarman, D., Aryanto, D., Krisbiyantoro, J. (2022). Peran Unsur Hara Makro terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium cepa L.). Agrifor: Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan, 21(1), 27-32. https://doi.org/10.31293/agrifor.v21i1.5795.

Wahyuningtyas, M. D., Zubaidah, S., Kulu, I. P. (2022). Pertumbuhan dan Hasil Kailan (Brassica oleraceae Var Alboglabra LH Bailey) pada Pemberian Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Buah di Tanah Gambut. Jurnal Penelitian UPR, 2(1), 41-52.

Yuniarti, A., Nurmala, T., Solihin, E., Syahfitri, N. (2017). Pengaruh Dosis Pupuk Silika Organik terhadap Silika Tanah dan Tanaman, Pertumbuhan dan Hasil Hanjeli (Coix lacryma-jobi L.). Jurnal Agrosains dan Teknologi, 2(2), 81-94.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Lestari, N. D., Irawati, M. K., Ayu, I. W., & Nuraini, Y. (2025). Efektivitas Pupuk Organik Cair dan Nanosilika terhadap Produksi dan Kualitas Bawang Merah (Allium cepa L.). AGRIEKSTENSIA, 24(2), 185–195. https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v24i2.3790

Citation Check