Integrasi Teknologi Penundaan Ekstraksi dan Tingkat Kemasakan Buah pada Produksi Benih Cabai Rawit Varietas JS CR 02
DOI:
https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v24i2.3238Keywords:
Penundaan Ekstraksi, Warna Buah, Benih Cabai RawitAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penundaan ekstraksi dan tingkat kemasakan buah yang terbaik terhadap mutu benih dan pertumbuhan semai benih cabai rawit varietas JS CR 02. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Benih dan greenhouse Polbangtan Yogyakarta Magelang Jurusan Pertanian Kampus Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah waktu penundaan ekstraksi dan faktor kedua adalah warna buah. Analisis data menggunakan uji Analysis of Varian (ANOVA) dan uji lanjut dengan Uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan terbaik penundaan ekstraksi dan warna buah cabai rawit varietas JS CR 02 berpengaruh nyata terhadap mutu benih dan tidak berpengaruh nyata terhadap mutu pertumbuhan semai benih. Perlakuan terbaik terhadap mutu benih adalah perlakuan R2H3 (penundaan ekstraksi dua hari, warna buah merah tua) terhadap variabel bobot 1.000 butir, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, indeks vigor, dan daya berkecambah benih. Pertumbuhan semai benih terbaik dihasilkan dari tingkat kemasakan buah H3 (warna merah tua) terhadap variabel berat kering kecambah normal, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar bibit, dan bobot kering bibit.
Downloads
References
Cahyadiati, M., & Ashari, S. (2019). Pengaruh Berbagai Umur Panen dan Lama Waktu Curing terhadap Viabilitas Benih Melon (Cucumis melo L.). Jurnal Produksi Tanaman, 7(4), 698–705.
Darmawan, A. C., Respatijarti, & Soetopo, L. (2014). Pengaruh Tingkat Kemasakan Benih terhadap Pertumbuhan dan Produksi Cabai Rawit (Capsicum frustescens L.) Varietas Camexio. Jurnal Protan, 2(4), 339–346.
Habibi, I., & Wijayanto, K. (2019). Efektivitas Pengendalian Penyakit Antraknosa Secara Organik terhadap Produksi Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frustescens L.) (Kajian dalam polibag). Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia, 4(2), 60–69.
Husaini, A., & Widiarti, W. (2017). Respon Umur Panen dan Jenis Ekstraksi terhadap Mutu Benih pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). Jurnal Agritop, 15(1), 55–70.
Irianto. (2012). Fenofisiologi Perkecambahan dan Pertumbuhan Bibit Duku (Lansium domesticum Corr.). Bioplantae, 1(4), 247–255.
ISTA. (2021). Hanbook of Vigour Test Methods 3rd Edition. International Seed testing Association.
Kolo, E., & Tefa, A. (1 C.E.). Pengaruh Kondisi Simpan terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Tomay (Lycopersicum esculentum, Mill). Savana Cendana : Jurnal Pertanian Konservasi Lahan Kering, 1(3), 112–115.
Koryati, T., Ningsih, H., Erdiandini, I., Paulina, M., Firgiyanto, R., & Sari, V. K. (2023). Pemuliaan Tanaman. Yayasan Kita Menulis.
Kurniastuti, T., Puspitorini, P., & Febrian, R. P. (2021). Respon Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frustescens L.) terhadap Aplikasi Trichoderma sp. pada Berbagai Media Tanam. Agrika, 15(2), 79–87.
Lande, M. L., & Farisi, S. (2021). The Inhibition of Red Chilies Ripening Process at Fresh Weight by Red Light. Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen Keanekaragaman Hayati, 8(1), 39–44.
Lesilolo, M. K., & Moriolkossu, B. (2014). Pengaruh Perbedaan Tingkat Kematangan Buah Dua Varietas Cabe (Capsicum frustescens L.) terhadap Viabilitas dan Vigor Benih. Jurnal Budidaya Pertanian, 10(1), 10–13.
Maulana, Y. R., Purnawanto, A. M., & Budi, G. P. (2023). Pengaruh Bobot Bibit dan Perbedaan Doses Pupuk Nitrogen pada Umur yang Sama terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium asconicum L.). Prosiding Seminar Nasional Fakltas Pertanian dan Perikanan.
Munthe, A. T. B., Astiningsi, A. A. M., & Mayadewi. (2022). Pengaruh Lama Pemeraman Buah terhadap Perkembangan Buah Mutu Benih Tomat (Solanum lycopersicum L.). Nandur, 2(1), 30–40.
Murtiwulandari, & Pudjihartarti, E. (2022). Optimalisasi Metode Uji Perkecambahan dan Media Tanam pada Perkecambahan Biji Anuma (Artemesia annua L.). Jurnal Ilmiah Pertanian, 19(3), 175–186.
Nahak, L. (2021). Pematahan Dormansi Benih Cabai Rawit Lokal (Capsicum frustescens L.) Asal Kecamatan Insana Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara dengan Aplikasi Plant Growt Promoting Rhizobacteria (PGPR). Jurnal Pertanian Konservasi Lahan Kering, 6(4), 57–60.
Patriyawaty, N. R., & Pratiwi, H. (2022). Invigorasi Benih terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Kacang Tanah (Arachys hypogaea). Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian Dan Perikanan, 103–110.
Sari, I. (2021). Viabilitas Benih Terong (Solanum Melongena L.) Dengan Pemberian POC Bekicot. Jurnal Agro Indragiri, 8(2), 1–10. https://doi.org/10.32520/jai.v8i2.1746.
Sutariati, G. A. K., Rakian, T. C., Muhidin, Khaeruni, A., Yusuf, D. N., Wibawa, G. N. A., & Mudi, I. (2021). Efektivitas Bio-matriconditioning Benih Pratanam dengan Campuran Endo-rizobacteri dalam Meningkatkan Viabilitas dan Vigor Benih Cabai (Capsicum annuum L.). Jurnal Agrikultura, 32(3), 266–274.
Syaban, R. A., Suwardi, Rahayu, S., & Indrianingsih. (2023). Keterkaitan Umur Panen dan Lama Waktu Curing dengan Produksi dan Mutu Benih Mentimun (Cucumis sativus L.) Galur MTH. Journal Agriprima, 7(1), 86–99.
Syarovy, M., Haryati, & Sitepu. (2013). Pengaruh Beberapa Tingkat Kemasakan terhadap Viabilitas Benih Tanaman Rosela (Hibiscus sabdariffa L.). Jurnal Online Agroteknologi, 1(3), 554–559.
Taghfir, D. B., Anwar, S., & Kristanti, B. A. (n.d.). Kualitas Benih dan Pertumbuahn Bibit Cabai (Capsicum frustescens L.) pada Perlakuan Suhu dan Wadah Penyimpanan yang Berbeda. Jurnal Agro Complex, 2(2), 137–147.
Widayanthi, N. K. A., Raka, I. G. N., & Siadi, I. K. (2017). Pengaruh Dry Heat Treatment dan Pengokeran terhadap Pertumbuhan dan Kesehatan Bibit Cabai Rawit (Capsicum frustescens L.). E-Jurnal Agroteknologi Tropika (Journal of Tropical Agrotechnology), 6(1), 52–61.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Rukha Heny Pramubinasih, Elea Nur Aziza, Agus Wartapa, Annisa Khoiriyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








