Pengaruh Jenis Unggas Terhadap Kualitas Organoleptik Abon

Authors

  • Harapin Hafid Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Nurul Ardianti Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Fitrianingsih Fitrianingsih Universitas Halu Oleo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v24i2.3066

Keywords:

Daging, Ayam Kampung, Entok, Itik Alabio, Abon, Organoleptik

Abstract

Jenis unggas ditengarai memiliki serat otot yang berbeda karena adanya perbedaan pola pemeliharaan, umur potong, dan jenis pakan sehingga jika diolah menjadi abon diduga memberikan hasil produk yang berbeda kualitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh jenis daging unggas terhadap kualitas organoleptik abon. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancanngan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 5 ulangan pada uji kualitas fisik dan 25 panelis untuk uji organoleptik. Perlakuan yang digunakan adalah P1: daging ayam kampung, P2: daging entok, dan P3: daging itik alabio. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah kualitas organoleptik meliputi warna, aroma, tekstur, rasa, kerenyahan, dan penerimaan umum. Data yang diperoleh dianalisis ragam. Selanjutnya apabila perlakuan menunjukkan pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) dari jenis unggas yang berbeda terhadap tekstur abon dengan nilai 2,56±0,82 (P1), 2,84±0,69 (P2) dan 2,28±0,68 (P3), namun tidak berpengaruh nyata dengan peubah warna, aroma, rasa, kerenyahan, dan penerimaan umum.  Disimpulkan bahwa abon dari daging jenis unggas ayam kampung lebih baik dibandingkan dengan yang berasal entok dan itik alabio.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Nurul Ardianti, Universitas Halu Oleo

Jurusan Peternakan

Fitrianingsih Fitrianingsih, Universitas Halu Oleo

Jurusan Peternakan

References

Adawiah, R., Utami, K. B., Kristanti, N. D. (2022). Abon ayam broiler dengan penambahan buah pepaya (Carica papaya L.) JITRO (Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis), 9(1), 141-148.

Bulkaini, B., Wulandari, B. R. D., Kisworo, D., Sukirno, S., Yulianto, W. (2020). Diseminasi teknologi pembuatan abon yang berbasis daging ayam petelur afkir. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 3(2), 88-94.

Falahudin, A., Imanudin, O., Setiadi, A. T. (2019). Pengaruh penambahan larutan ektrak nanas terhadap cooking loss dan sifat organoleptik daging entok (Chairina moschata). Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan, 8(2), 152-164.

Fitriyanti, S., dan Pradana, H. (2021). Strategi pemasaran itik alabio sebagai produk unggulan daerah Kalimantan Selatan. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 16(2), 165-179.

Gaga L, Tahir, M., Antuli, Z. (2022). Pengaruh lama pemasakan terhadap karakteristik fisikokimia abon ikan gabus (Channa striata) dengan substitusi jantung pisang. Jambura Journal of Food Technology, 4(1), 45-63.

Hafid, H., dan P, Patriani. (2021). Teknologi Pasca Panen Peternakan. Cetak Pertama. Penerbit Widna Bhakti Persada, Bandung.

Hafid, H., R. D. S. Toba, R., Pratiwi, A., & Ananda, S.H. (2022). Bimbingan Pengolahan Abon Itik dengan Penambahan Buah Nangka Bagi Kelompok PKK di Kelurahan Kambu Kota Kendari. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS), 1(2), 37–40.

Jayanti, R, Hafid, A., Indi. (2023). Kualitas kimia abon ayam afkir dengan jenis daging yang berbeda. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 5(4), 314-317.

Joni, P. M., Hafid, H., & Fitrianingsih, F. (2023). Kualitas Fisik Abon Itik dari Strain Berbeda. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 5(3), 224. https://doi.org/10.56625/ jipho.v5i3.39112.

Masahid, A. D., Hakim, A. R., Fauzi, M. (2022). Profil mutu abon jamur (pleurotus ostreatus) hasil penggunaan variasi teknik penggorengan dan jenis minyak. Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia, 1(2), 155-161.

Ningsih, Fitrianingsih, Hafid, H. (2020). Kualitas fisik dan organoleptik abon sapi dengan penambahan nangka muda. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 2(2), 215-220.

Patriani, P, H., Hafid, E. Mirwandhono, H., Wahyuni. (2020). Teknologi Pengolahan Daging. CV. Anugerah Pangeran Jaya Press, Medan.

Pujirahayu, D., Sabtu, B, Malelak, G. E. M. (2021). Kualitas kimia dan sifat organoleptik abon daging Burung puyuh afkir (coturnix coturnix japonica) yang disubstitusi jantung pisang kepok (musa paradisiaca l). Jurnal Peternakan Lahan Kering, 3(2), 1401-1409.

Rasman, Hafid, H., dan Nuraini. (2018). Pengaruh penambahan buah nangka muda terhadap sifat fisik dan organoleptik abon daging itik afkir. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis, 5(3), 95-101.

Sherina, Hafid, H., Fitrianingsih. (2023). Pengaruh Lokasi Otot yang Berbeda Terhadap Sifat Fisik Abon Daging Kuda. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 5(3), 211-215.

Suryaningsih, L., Putranto, W. S., dan Wulandari, E. (2012). Pengaruh perendaman daging itik pada berbagai konsentrasi ekstrak kunyit (curcuma domestika) terhadap warna, rasa, bau, dan pH. Jurnal Ilmu Ternak, 12(1), 24-28.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Hafid, H., Ardianti, N., & Fitrianingsih, F. (2025). Pengaruh Jenis Unggas Terhadap Kualitas Organoleptik Abon. AGRIEKSTENSIA, 24(2), 177–184. https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v24i2.3066

Citation Check