Uji ZPT Alami Kulit Bawang Merah dan Kompos Eceng Gondok Terhadap Pertumbuhan Jeruk Purut
DOI:
https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v24i2.3062Keywords:
Eceng Gondok, Jeruk Purut, Kompos, Kulit, bawang Merah, ZPTAbstract
Kelebihan bibit dari stek adalah tanaman buah-buahan tersebut akan mempunyai sifat yang sama dengan induknya terutama dalam hal bentuk buah, ukuran, warna dan rasanya. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk menstimulasi pertumbuhan tunas adalah dengan mengkombinasi zat pengatur tumbuh. Penambahan zat pengatur tumbuh alami kulit bawang merah dapat mengontrol perkembangan jaringan meristem, sehingga akan mempengaruhi pemanjangan sel, dengan penambahan konsentrasi zat pengatur tumbuh yang sesuai dapat membantu pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan stek jeruk purut setelah diberikan kompos eceng gondok dan ZPT kulit bawang merah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah kompos eceng gondok (faktor P) dengan empat taraf faktor kedua konsentrasi lama perendaman ZPT kulit bawang merah faktor E dengan empat taraf. Sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 2 ulangan maka ada 32 kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bawah kombinasi perlakuan kompos eceng gondok dan perendaman stek dalam ZPT kulit bawang merah tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan jumlah tunas, pertambahan panjang tunas, dan pertambahan jumlah daun baik antar perlakuan maupun dengan kontrol.
Downloads
References
Agouillal, F., Z. M. Taher, H. Moghrani, N. Nasrallah, & H. El Enshasy. (2017). Review of genetic taxonomy, biomolecules chemistry and bioactivities of Citrus hystrix DC. Journal Biosciences Biotechnology Research Asia, 14(1). 285-305.
Akbar, Y & Amir, Y. (2018). Pemberian Beberapa Dosis Kompos Eceng Gondok Dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.). Jurnal Pertanian UMSB, 2(1). 67-73.
Anwar A. H. S. & A. Iqbal. (2010). Pengaruh Pemberian Ekstrak Buah Apel dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Batang atas Okulasi Durian. Jurnal Pembangunan Pedesaan, 10(1). 7-13.
Balitjestro, (2021). Laporan Kinerja. Balai Penelitian Tanaman Jeruk Dan Buah Subtropika. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian.
Budiarto, R., R. Poerwanto, E. Santosa, D. Efendi, & A. Agusta. (2019). Agronomical and physiological characters of kaffir lime (Citrus hystrix DC) seedling under artificial shading and pruning. Journal Food and Agriculture, 31(3). 222-230.
Endarto, O & Martini, E. (2016). Pedoman budi daya jeruk sehat. Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) Bekerja sama dengan Agfor Sulawesi. file:///C:/Users/Siti%20Sarah/Downloads/jeruk%20lemon.pdf.
Hatimah W. (2000). Pertumbuhan Nuselus Jeruk Kacang (Citrus nobilis L.) pada Beberapa Konsentrasi NAA dan BAP. Jurnal Stigma, VII(1). 9-11.
Khalidi, M. A., Handayani, R. S., Ismadi., Nazirah, L., & Nilahayati. (2025). ANALISIS Kemiripan Morfologi Bagian Vegetatif Tanaman Jeruk Purut Manis Lokal Aceh Dan Jeruk Purut (Citrus hystrix). Jurnal Agrium, 22(1). 18-26. https://doi.org/10.29103/agrium.v22i1.21194.
Mirza, I. (2015). Karakterisasi dan Koleksi Sumberdaya Genetik Tanaman dan Ternak Lokal di Propinsi Aceh. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Aceh. Kementerian Pertanian.
Mutryarny., Endriani., & Purnama, I. (2022). Efektivitas Zat Pengatur Tumbuh Dari Ekstrak Bawang Merah Pada Budidaya Bawang Daun (Allium porum L.). Jurnal Pertanian, 13(1). 33-39.
Rachmawati, U.S & Machfudz, WDP.A. 2017. Pengaruh Pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Alami Pada Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Okra (Abelmoschus Esculentus). Nabatia, 5 (2).
Rosanti, P. (2019). Kandungan Unsur Hara pada Pupuk Organik Tumbhan Air Lokal. Universitas Muhamadiyah Palangkaraya. Jurnal Daun, 6(2):140- 148.
Safrida, H., Handayani, R,S., Nilahayati., Ismadi., Nazirah, L., Hafifah., & Asyifa, P. (2024). Perkecambahan Biji Jeruk Purut Manis (Citrus hystrix Dc) Akibat Sitokinin Dalam Bahan Alami Dan Sintetik Secara Kultur Jaringan. Jurnal Agrium, 21(4). 342-350.
Siska. (2021). Pemanfaatan Kompos Gulma Lahan Basah untuk Perbaikan Sifat Kimia Tanah pada Lahan Pasca Tambang Batubara. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru.
Tarigan, P. L., Nurbaiti & Yoseva, S. (2017). Pemberian Ekstrak Bawang Merah Sebagai Zat Pengatur Tumbuh Alami Pada Pertumbuhan Setek Lada (Piper Nigrum L). JOM FAPERTA, 4(1). 1-11.
Trisnawan A. S., Sugiyatno A., Fajriani S. & Setyobudi L. (2017). Pengaruh Pemberian Zat Pengatur Tumbuh pada Pematahan Dormansi Mata Tunas Tanaman Jeruk (Citrus sp.) Hasil Okulasi. Jurnal Produksi Tanaman, 5(5). 742-747.
Wu, G.W., Terol, J. Ibanez, V. Lopez-Garcia, A. Perez-Roman, E., Borreda, C., Domingo, C., Tadeo, F.R., Carbonell-Caballero, J., Alonso, R., Curk, F., Du, D., Ollitrault, P., Roose, ML, Dopazo, J., Gmitter, F.G., Rokhsar, D.S., and Talon, M. (2018). Genomics of the origin and evolution of Citrus. J. Nature, 554. 311-316.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Mulyanti Mulyanti, Sofia Keumalasari, Dewi Yana, Lukman Martunis, Ayuliza Ayuliza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








