Kandang Komunal: Sebuah Model Inovasi Peternakan Sapi Perah (Studi Kasus Kelompok Tani Gunung Harta dan Wonorejeki)

Authors

  • Iin Ningtias Universitas Brawijaya, Indonesia
  • Pravasta Wahyu Satriawan Program Studi Sosiologi Pertanian, Universitas Brawijaya, Indonesia
  • Muhammad Dimas Sulthan Arief Program Studi Sosiologi Pertanian, Universitas Brawijaya, Indonesia
  • Reza Safitri Program Studi Sosiologi Pertanian, Universitas Brawijaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v22i1.2828

Keywords:

Inovasi, Adopsi, Sapi, Kandang Komunal

Abstract

Keterbatasan kepemilikan luasan lahan pertanian merupakan permasalahan yang sering dihadapi petani dalam menjalankan usahataninya. Kondisi tersebut juga terjadi pada sektor peternakan terutama peternak yang memelihara sapi. Kehadiran kandang komunal merupakan sebuah inovasi dengan tujuan memusatkan hewan ternak pada suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa proses adopsi peternak sapi perah terhadap inovasi kandang komunal. Penelitian ini dilakukan di Kelompok tani Gunung Harta dan Wonorejeki, Desa Tulungrejo menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah 1 orang yang ditetapkan secara purposive dan 4 orang snowball dengan Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Secara deskriptif, penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa kehadiran inovasi kandang komunal menjadi sebuah inovasi yang dapat diterima secara kolektif oleh anggota kelompok tani. Sedangkan beberapa inovasi lain seperti mesin chopper, mesin pemerah susu, dan automatic water supply system tidak dapat diadopsi karena tergolong rumit dan tidak sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Iin Ningtias, Universitas Brawijaya

Indonesia

Downloads

Published

2023-08-11

How to Cite

Ningtias, I., Satriawan, P. W., Arief, M. D. S., & Safitri, R. (2023). Kandang Komunal: Sebuah Model Inovasi Peternakan Sapi Perah (Studi Kasus Kelompok Tani Gunung Harta dan Wonorejeki). AGRIEKSTENSIA, 22(1), 62–71. https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v22i1.2828

Citation Check