Pengendalian Penyakit Layu Fusarium dengan Kombinasi Pupuk KCl dan Trichoderma pada Jahe (Zingiber officinale)

Authors

  • Annisa Khoiriyah Program Studi Agribisnis Hortikultura, Polbangtan Yogyakarta Magelang, Indonesia
  • Heriyanto Heriyanto Program Studi Agribisnis Hortikultura, Polbangtan Yogyakarta Magelang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v20i1.1498

Keywords:

trichoderma sp, KCL, intensity attack

Abstract

ABSTRAK

Penelitian bertujuan untuk mengetahui takaran Trichoderma sp. dan pupuk KCl yang efektif untuk pengendalian penyakit layu Fusarium oxysporum pada tanaman jahe. Penyakit layu yang disebabkan oleh jamur patogen Fusarium oxysporum merupakan faktor penghambat produktivitas tanaman jahe. Penelitian dilakukan di Desa Argodadi, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, DIY dengan menggunakan rancangan faktorial yang disusun dalam rancangan acak kelompok lengkap terdiri 2 faktor yaitu Trichoderma sp dan pupuk KCl  dengan 3 level takaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi 5 gram biomas Trichoderma sp/tanaman dan 5 gram pupuk KCl/tanaman efektif menurunkan persentase dan intensitas serangan penyakit layu Fusarium oxysoprum masing masing sebesar 8,87% dan 13,32%. Sedangkan aplikasi 5 gram biomas Trichoderma sp/tanaman dan 2,5 gram pupuk KCl/tanaman mampu meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah anakan tanaman jahe.

Kata kunci—Trichoderma sp., KCl, intensitas serangan

 

ABSTRACT

The research aims to investigate the dosage of Trichoderma sp and KCl fertilizer, which effectively control Fusarium oxysporum wilt disease of ginger. Wilt disease caused by the pathogenic fungus Fusarium oxysporum can cause significant losses to ginger production. The research was conducted in Argodadi, Sedayu, Bantul, DIY and arranged in factorial design in a complete randomized block design consisting of two factors, Trichoderma sp. and KCl fertilizes with three levels of dosage.  The research results provide information that the application of 5 g Trichoderma sp. and KCL fertilizer could reduce the percentage and intensity of attack of  Fusarium oxysporum effectively by 8,87% and 13,32%. Applying Trichoderma sp at the level of 5 g / plant biomass and 2.5 grams of KCl / plant could increase ginger’s plant height and the number of seedlings.

Keywords—  Trichoderma sp., KCl, intensity attack

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2021-07-30

How to Cite

Khoiriyah, A., & Heriyanto, H. (2021). Pengendalian Penyakit Layu Fusarium dengan Kombinasi Pupuk KCl dan Trichoderma pada Jahe (Zingiber officinale). AGRIEKSTENSIA, 20(1), 37–43. https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v20i1.1498

Citation Check