Efisiensi Usaha Agribisnis Bawang Merah sebagai Strategi Usaha dalam Mendukung Ketahanan Pangan Di Kabupaten Blitar

Main Article Content

Joko Gagung S
Mochamad Fadil

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui efisiensi budidaya bawang merah, menghitung produktivitas usahatani bawang merah, menghitung produktifitas budidaya bawang merah pada petani yang melakukan penanganan pasca panen dan yang tidak melakukan. Metode penelitian ini menggunakan metode survey yaitu wawancara langsung dengan responden, responden yang dimaksudkan adalah petani bawang merah. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis statistik deskriptif. Analisis statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan peran dari pelaku usaha bawang merah, dilaksanakan dengan penyajian data variabel dengan cara data ditabulasi kemudian dideskripsikannya. Analisis data yang digunakan adalah R/C ratio usahatani bawang merah. Setelah data di kumpulkan dari seluruh sampel, maka di lakukan tabulasi data berdasarkan aspek penanganan pasca panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya bawang merah adalah efisien dengan nilai rerata penerimaan (0,3 Ha) Rp. 41.590.800, Total biaya usahatani Rp. 15.370.483 , laba Rp. 26.220.317, R/C ratio sebesar 2,71. Adapun produktifitas usahatani Bawang Merah sebesar 8557,78 kg/ha masih memungkinkan untuk ditingkatkan. Sedangkan seluruh petani responden melakukan penanganan pasca panen sehingga perbedaan produktivitas petani yang tidak melakukan penanganan pasca panen dengan yang melakukan penanganan pasca pananen tidak dapat ditentukan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles