Pengaruh Dua Musim Tanam Berbeda dan Beberapa Varietas Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Padi Gogo

Main Article Content

Sution Sution
Tuti Sugiarti
Hartono Hartono
Laurensius Lehar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan adaptasi varietas padi gogo pada dua musim tanam yang berbeda. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan yaitu Tanam Musim Kemarau + varietas Batu Tegi (P1), Tanam Musim Kemarau + varietas Inpago 8 (P2), Tanam Musim Kemarau + varietas Situ Bagendit (P3), Tanam Musim Hujan + varietas Batu Tegi (P4), Tanam Musim Hujan + varietas Inpago 8 (P5), Tanam Musim Hujan + varietas Situ Bagendit (P6), kemudian diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanama tertinggi pada perlakukan padi gogo ditanam pada musim hujan menggunakan varietas Batu Tegi 124,46 cm. Penanaman padi gogo pada musim hujan mempunyai jumlah gabah isi per malai dan jumlah gabah per malai lebih tinggi dibanding ditanam pada musim kemarau dan berbanding terbalik dengan persentase gabah hampa tertinggi pada musim kemarau. Penanaman padi gogo varietas Inpago 8 dan Situ Bagendit pada dua musim tanam yang berbeda menunjukkan tidak terjadi perbedaan terhadap bobot 1000 butir, namun varietas Batu Tegi pada musim hujan (26,98 g) lebih tinggi dibanding tanam pada musim kemarau (24,88 g). Produktivitas padi gogo nyata dipengaruhi oleh waktu tanam karena berdasarkan hasil pengamatan menunjukan bahwa varietas Batu Tegi (6,20 t ha-1), Inpago 8 (5,87 t ha-1) dan Situ Bagendit (4,66 t ha-1) lebih tinggi pada musim kemarau dibanding ditanam pada musim hujan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles