Efektifitas Pupuk Fosfat Alam pada Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung (Zea mays L.)

Main Article Content

Sugiono Sugiono
Eny Wahyuning Purwanti

Abstract

Fosfat Alam sebagai substitusi pupuk SP-36 berpotensi mereduksi biaya produksi pada budidaya jagung. Fosfat alam yang digunakan memiliki kandungan P2O5 total 15,70%. Lokasi penelitian di Desa Keboan, Kec. Ngusikan, Kabupaten Jombang, pada MK II tahun 2017. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok, 9 perlakuan 3 ulangan. Perlakuan meliputi berbagai dosis pupuk Fosfat Alam termasuk kontrol. Kelayakan usahatani dianalisis dengan nilai Benefit Cost Ratio. Sedangkan efektivitas pupuk Fosfat Alam diukur menggunakan metode Relative Agronomic Effectiveness terhadap pupuk rekomendasi. Hasil menunjukkan bahwa perbedaan dosis aplikasi pupuk Fosfat Alam berpengaruh terhadap tinggi tanaman, panjang tongkol, diameter tongkol dan bobot tongkol basah. Perlakuan terbaik adalah Fosfat Alam 100 + Urea 450 + KCl 100 kg/ha. Perlakuan ini menghasilkan efek yang sama jika dibandingkan dengan perlakuan dosis pupuk rekomendasi (Urea 350 + Phonska 450 kg/ha). Untuk pipilan kering perlakuan tersebut menghasilkan 7,90 t/ha dengan B/C ratio 1,23. Hasil ini juga tidak berbeda nyata jika dibandingkan dengan perlakuan pupuk rekomendasi dengan hasil pipilan kering 7,66 t/ha dengan B/C Ratio 2,22. Sedangkan nilai RAE perlakuan sebesar 104,39. Fosfat Alam dengan P2O5 15,70% dapat digunakan sebagai substitusi pupuk P dengan dosis 100 kg/ha atau dalam dosis pupuk majemuk (Fosfat Alam 100 + Urea 450 + KCl 100 kg/ha).

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles